Try new experience
with our app

INSTALL

UNLOCK YOU 

PROLOG

KAU mulai melucuti pakaiannya setelah dia tak bergerak seperti mayat. Dietil eter berhasil membuatnya mati sementara. Postur tubuh laki-laki sempurna ini kini dapat kau lihat jelas. Kau tidak bisa menerjemahkan perasaanmu saat memandangi wajah pulas tanpa dosa itu. Dia seperti mengolok-olokmu. Tonjolan-tonjolan otot tubuhnya ikut menertawakan kelemahanmu.

Cukup. Kau tidak punya banyak waktu hanya sekadar memandangnya.

Di laboratorium rumah nenekmu yang dingin, rencana itu akhirnya kau jalankan. Dengan timer yang akurat dan tempat yang presisi, kau mulai meletakkan kain linen berlapis pomade dan bahan minyak lemak dari domba yang kau beli dari limbah penyamakan kulit di Terboyo. Kau sudah mempersiapkannya itu jauh-jauh hari; mengekstrak lemak panggul domba dengan Heksana, dan mengencerkannya berkali-kali. Kau ingat dari salah satu buku yang kau baca, bahwa lemak panggul domba bila dicairkan berkali-kali, sangat baik menyerap aroma manusia. Dan percobaannya kali ini seharusnya sanggup mengikat zat aromatik tubuhnya.

Setelah semua tubuhnya terlapisi oleh kain dan terikat kencang, kau hanya perlu menunggu 12 jam untuk memanen hasil. Yeah, dengan mengambil kain, membilas minyak lemak itu dengan alkohol, memurnikannya dengan metode distilasi, lalu menyimpannya dalam botol kecil bertutup rapat.

"Dan hanya perlu sedikit meneteskan minyak ini ke tubuh saya, perempuan itu tak akan bisa lagi berpaling dari saya. Dia akan selalu tertarik pada saya. Mencintai saya...," ucapmu dengan senyum penuh kemenangan.