Try new experience
with our app

INSTALL

PERTEMUAN DI TANAH RANTAU 

KELUARGA BARU

Beberapa hari sudah, Andin mempunyai keluarga utuh. Ayah, ibu, dan adik perempuan, lengkap seperti yang didambakan. 


 

"Yah, Bu, aku berangkat dulu ya"..

"Andin mana Sa?"

"Ga tau!"

"Yah, Bu, Andin berangkat ya?"

"Iya sayang, hati-hati ya"..


 

Dengan kompak mereka menuju sekolah. Namun di tengah perjalanan, Andin dikejutkan dengan pernyataan Elsa.


 

"Mbak Andin, kita pisah di sini ya?"

"Loh, emang kenapa Sa?"

"Aku malu kalo harus bareng sama lo"..

"Sa, tapi kan"..

"Ga usah tapi-tapian. Gue dulu, baru lo yang jalan."


 

Andin hanya diam dan mengikuti apa yang dimintanya.


 

Sesampainya di sekolah, mereka jadi pusat perhatian. Pasalnya, Elsa yang terlahir dari keluarga yang serba ada bersanding dengan keluarga Andin yang berkecukupan. 


 

"Sa, lo jadi adeknya Andin?" 


 

Pertanyaan yang terdengar jelas di telinga Elsa.


 

Elsa yang memang dari awal keberatan jika ibu nya menikah dengan pak Surya, pun mengelak, "terpaksa."


 

*14.00


 

"Yah, bu"... panggil Andin


 

Ia mengulanginya beberapa kali, dan sampai akhirnya..


 

"Apaan sih, berisik!" 

"Ayah sama ibu kemana ya?" 

"Ga tau!"

"Sa, kamu kenapa sih? Aku mbak kamu loh."

"Ga peduli gue."


 

"Assalamualaikum".. Terdengar dari arah pintu

"Waalaikumsalam. Ayah sama ibu darimana?"

"Dari pasar beli bahan bakso besok."

"Yah, ngapain sih ngurusin bakso terus."

"Kalo ngga dagang, besok makannya gimana Sa?"

"Perasaan dulu aku ngga gini deh."

"Elsa!!" Bentak bu Sara


 

Elsa yang marah, langsung meninggalkan mereka di ruang tamu.